Hidup adalah sebuah keputusan..
Dalam menjalankan sebuah kehidupan pasti akan mengambil
keputusan entah itu keputusan sendiri (individu) maupun keputusan organisasi,
itu semua pasti di jalani. Keputusan yang begitu berat dalam hidup yaitu
keputusan mau dibawah kemana ini hidup kita? “pasti kalian pernah bertanya
kepada diri anda sendiri tentang itukan”. Tak mudah loh... untuk mengambil
keputusan yang akan memperngaruhi masa depan kita.
Mungkin masa depan yang kita lihat adalah keputusan yang
kita ambil sekarang ini entah itu keputusan yang matang ataupun keputsan asal-asalan
saja, maka dari itu berfikirlah 30 detik kedepan sebelum mengambil keputusan
yang konkrit “shireo log horizon”.
Banyak orang berangkapan keputusan itu hanya sebuah
pemikiran yang asal-asalan saja tanpa memikirkan dampak yang akan muncul
kedepanya. Contoh di dalam suatu kepanitiaan ketua panitia dan steering pasti
saling berkomunikasi untuk menetukan jalanya acara yang di garapnya, namun
acara yang akan di jalankanya ini acara yang cukup besar lah.... keputusan yang
diambilnya pasti akan di bicarakan ke semua anggota panitia. Mulai dari
perencanaan, pelaksanaan, sampai follow upnya, semua itu sudah dipikirkan
matang-matang namun jika ada hambatan ketua panitia akan mengambil keputusan
untuk mengakali masalah yang menghadapinya. Tapi disini ketua panitia hanya
mengambil keputusan kepentingan diri sendiri bukan kepentingan bersama.
Meski kita di berikan tanggu jawab bukan berarti kita harus
memutuskan sendiri tanpa melibatkan stackholder yang bersangkuatan “senior”
Sebuah keputusan yang sudah direncanakan pasti akan berjalan
lancar meskipun banyak halangan yang membuatnya begitu sulit kita harus terus
berusaha untuk menghadapinya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar