Jangan menangis jika di sakiti
Jangan menangis jika di Lukai
Jangan menangis jika di Khianati
Jangan menangis jika di Bohongi
Jangan menangis jika di Lupai
Jangan menangis jika di abaikan
Tersenyumlah..
dan katakanlah... '' Terimakasih atas selama ini..
Karena engkau sudah menjadikan ku menjadi
lebih baik '
Rabu, 08 Januari 2014
Minggu, 05 Januari 2014
BUAT SESEORANG (CERITA DARI TEMAN)
Gadis itu terdiam kuyu. Aku tahu banyak hal yang ia alami
belakangan ini. Di samping ranjang putih berbahan besi. Dadaku semakin
teriris melihatnya tertidur tanpa daya. Entah harus bagaimana cara agar
dia kembali pulih. Tertawa bersamaku, menyuguhkan kopi terenak
buatannya, dan bahkan jika dia harus merepotkanku dengan
aturan-aturannya. Apapun itu asalkan ia bisa tersenyum sehangat minggu
kemarin.
Dia gadis yang cantik. SEBUT SAJA titik, matanya SIPIT dengan kulit putih. Tapi itu tak pernah menyurutkan perasaanku padanya. Bahkan aku sendiri tak tahu, mungkinkah ada hal yang mampu menyurutkan perasaanku padanya. Aku selalu melihat cerahnya salju di dalam tatapan matanya.
"Apa yang kau lakukan disini?" K bangun dari tidurnya. Lagi-lagi dia menolak kehadiranku.
"Aku selalu datang. Tak pernah tidak!" jawabku tegas.
"Tapi, sudah kukatakan kau tak perlu datang. Tak ada yang mengharapkanmu." jawabnya sinis.
"Aku tahu kau membutuhkanku!" suaraku sedikit meninggi.
"Tidak sama sekali! Ada ayah dan ibuku. Aku tak membutuhkanmu." R enggan menatapku.
"Kenapa kau menghindariku?" tak ada yang terdengar. R enggan menjawab pertanyaanku. Seolah ia lumpuh berbicara.
Hari ini sudah genap dua minggu ia terbaring lemah di rumah sakit. Dan terhitung lima hari sudah dia tak mau menemuiku. Aku sendiri tak tahu apa alasannya. Dia menghindariku. Padahal masih teringat dengan jelas di memoriku. Sebelum tubuhnya tergulai seperti ini akulah orang yang dipeluknya. Akulah yang ia teriaki bantuan.
Sikapnya berubah lima hari terakhir. Semua penjenguk ia terima, sekali lagi terkecuali aku.
Sore itu aku berniat memperjelasnya. Aku tak ingin dia pergi dalam keadaan membenciku.
Langkahku sedikit ragu memasuki ruangannya. Sempat beberapa kali aku ingin mundur teratur. Tapi, aku yakin hanya pengecut yang akan melakukannya.
"Kenapa kau menghindariku?" aku menatapnya. Kali ini dia menatapku. Walaupun hanya sepersekian detik.
"Kenapa kau harus memperhatikanku?" balasnya.
"Kau konyol!" makiku, dia selalu pintar untuk mengalihkan pertanyaan. "Kau tahu aku mencintaimu!" lanjutku lagi.
"Kenapa kau mencintaiku?" K perlahan menunduk. Aku tahu suasana hatinya semakin teriris sekarang. Aku tahu dia menyembunyikan sesuatu dariku.
"Kumohon! Harus berapa kali kukatakan bahwa aku mencintaimu!" K terisak pelan. Menghapus airmatanya cepat. Ia tak ingin terlihat lemah dihadapanku. Akan selalu begitu.
"Apa maumu?" tanyanya dalam keadaan masih terisak.
"Aku mencintaimu! Sudah berapa kali aku mengatakan itu. Kau sudah mengetahui itu dengan pasti. Bolehkan aku mengetahui perasaanmu padaku?" tanganku mencoba meraih tangannya yang lemah.
Pipinnya semakin menirus. Wajahnya semakin pucat. Dia akan semakin lemas.
"Aku tak bisa melakukan apa-apa! Apa yang kau harapkan dariku!" suaranya masih dalam keadaan terisak. "Kau tahu, aku membutuhkan jantung baru! Setidaknya jika aku pergi. Kau akan merasa lebih baik." dia menunduk.
Kucoba menyentuh pipinya. "Aku mempertanyakan perasaanmu."
"Aku yakin, kau tahu perasaanku. Aku juga mencintaimu. Tapi, perasaan ini tak akan pernah berarti sebelum aku menemukan jantung baru. Dan, ketika aku gagal menemukan jantungku, kuharap kau mampu menghapus rasa ini."
"Bertahanlah, demi aku!"
"Demi cintamu." K tersenyum sebentar.
Yah, dialog itulah yang terngiang dalam benakku. Sangat jelas. Kini semuanya tinggal kenangan. Hari ini, tepat 2 TAHUN KAUu, K.
Setidaknya aku tenang karena telah MENGUKAPKAN mencintai orang yang tepat
Dia gadis yang cantik. SEBUT SAJA titik, matanya SIPIT dengan kulit putih. Tapi itu tak pernah menyurutkan perasaanku padanya. Bahkan aku sendiri tak tahu, mungkinkah ada hal yang mampu menyurutkan perasaanku padanya. Aku selalu melihat cerahnya salju di dalam tatapan matanya.
"Apa yang kau lakukan disini?" K bangun dari tidurnya. Lagi-lagi dia menolak kehadiranku.
"Aku selalu datang. Tak pernah tidak!" jawabku tegas.
"Tapi, sudah kukatakan kau tak perlu datang. Tak ada yang mengharapkanmu." jawabnya sinis.
"Aku tahu kau membutuhkanku!" suaraku sedikit meninggi.
"Tidak sama sekali! Ada ayah dan ibuku. Aku tak membutuhkanmu." R enggan menatapku.
"Kenapa kau menghindariku?" tak ada yang terdengar. R enggan menjawab pertanyaanku. Seolah ia lumpuh berbicara.
Hari ini sudah genap dua minggu ia terbaring lemah di rumah sakit. Dan terhitung lima hari sudah dia tak mau menemuiku. Aku sendiri tak tahu apa alasannya. Dia menghindariku. Padahal masih teringat dengan jelas di memoriku. Sebelum tubuhnya tergulai seperti ini akulah orang yang dipeluknya. Akulah yang ia teriaki bantuan.
Sikapnya berubah lima hari terakhir. Semua penjenguk ia terima, sekali lagi terkecuali aku.
Sore itu aku berniat memperjelasnya. Aku tak ingin dia pergi dalam keadaan membenciku.
Langkahku sedikit ragu memasuki ruangannya. Sempat beberapa kali aku ingin mundur teratur. Tapi, aku yakin hanya pengecut yang akan melakukannya.
"Kenapa kau menghindariku?" aku menatapnya. Kali ini dia menatapku. Walaupun hanya sepersekian detik.
"Kenapa kau harus memperhatikanku?" balasnya.
"Kau konyol!" makiku, dia selalu pintar untuk mengalihkan pertanyaan. "Kau tahu aku mencintaimu!" lanjutku lagi.
"Kenapa kau mencintaiku?" K perlahan menunduk. Aku tahu suasana hatinya semakin teriris sekarang. Aku tahu dia menyembunyikan sesuatu dariku.
"Kumohon! Harus berapa kali kukatakan bahwa aku mencintaimu!" K terisak pelan. Menghapus airmatanya cepat. Ia tak ingin terlihat lemah dihadapanku. Akan selalu begitu.
"Apa maumu?" tanyanya dalam keadaan masih terisak.
"Aku mencintaimu! Sudah berapa kali aku mengatakan itu. Kau sudah mengetahui itu dengan pasti. Bolehkan aku mengetahui perasaanmu padaku?" tanganku mencoba meraih tangannya yang lemah.
Pipinnya semakin menirus. Wajahnya semakin pucat. Dia akan semakin lemas.
"Aku tak bisa melakukan apa-apa! Apa yang kau harapkan dariku!" suaranya masih dalam keadaan terisak. "Kau tahu, aku membutuhkan jantung baru! Setidaknya jika aku pergi. Kau akan merasa lebih baik." dia menunduk.
Kucoba menyentuh pipinya. "Aku mempertanyakan perasaanmu."
"Aku yakin, kau tahu perasaanku. Aku juga mencintaimu. Tapi, perasaan ini tak akan pernah berarti sebelum aku menemukan jantung baru. Dan, ketika aku gagal menemukan jantungku, kuharap kau mampu menghapus rasa ini."
"Bertahanlah, demi aku!"
"Demi cintamu." K tersenyum sebentar.
Yah, dialog itulah yang terngiang dalam benakku. Sangat jelas. Kini semuanya tinggal kenangan. Hari ini, tepat 2 TAHUN KAUu, K.
Setidaknya aku tenang karena telah MENGUKAPKAN mencintai orang yang tepat
Jumat, 03 Januari 2014
7 kunci kesuksesan berawal dari rumah
[7 kunci Kesuksesan Berawal Dari Dalam Rumah]
1.Jendela kamar bilang :
"Lihatlah dunia diluar"
2.Langit-Langitkamar berpesan :
"Bercita-Citalah setinggi mungkin"
3.Jam dinding berkata :
"Tiap detik itu berharga"
4.Cermin berkata :
"Berkacalah sebelum bertindak"
5.Kalender berbisik :
"Jangan menunda sampai besok"
6.Pintu berteriak :
"Dorong yg keras,pergi & berusahalah"
Tapi tiba-tiba..
7.Lantai berkata :
"Berlutut & berdo'alah kepada ALLAH,karna kunci kesuksesan di awali dengan DO'A"
Semoga Bermanfaat !
1.Jendela kamar bilang :
"Lihatlah dunia diluar"
2.Langit-Langitkamar berpesan :
"Bercita-Citalah setinggi mungkin"
3.Jam dinding berkata :
"Tiap detik itu berharga"
4.Cermin berkata :
"Berkacalah sebelum bertindak"
5.Kalender berbisik :
"Jangan menunda sampai besok"
6.Pintu berteriak :
"Dorong yg keras,pergi & berusahalah"
Tapi tiba-tiba..
7.Lantai berkata :
"Berlutut & berdo'alah kepada ALLAH,karna kunci kesuksesan di awali dengan DO'A"
Semoga Bermanfaat !
derita anak kost kostan
*DERITA ANAK KOS_KOSAN DI TAHUN BARU*
Pembersih wajah
Awal bulan : Loreal
tengah bulan : Biore
akhir bulan : Mama Lemon juga oke
HP
awal bulan : teleponan
tengah bulan : sms'an
akhir bulan : sms "ini Mama,mama skrg lg di kantor polisi..."
Dugem
Awal bulan : diskotik
tengah bulan : Live Music Cafe
akhir bulan : 5 ribu dapet apa ya? Jeb Ajeb Ajeb pake LAMPUSENTER
Cemilan
Awal bulan : Coklat import
tengah bulan : Wafer
akhir bulan : kerupuk
Makanan
awal bulan : Pizza
tengah bulan : Pecel lele
akhir bulan : Indomie
Minuman
awal bulan : wisky cola :
tengah bulan : bir
akhir bulan : galon
Tongkrongan
awal bulan : mall
tengah bulan : kampus
akhir bulan : kost
Cucian
Minggu awal : Laundry 5 a'sec :
Minggu tengah : cuci sendiri
Minggu akhir : Side A-Side B
Pengen wangiii
awal bulan : White Musk (body shop) :
tengah bulan : Axe
akhir bulan : Rapika 3 in 1
Pacaran
Awal bulan : Nonton bioskop XXI
tengah bulan : dvd bajakan
akhir bulan : RCTI (Tukang Bubur Naik Haji)
Ada yang mau nambahin?
Wakakakk
Pembersih wajah
Awal bulan : Loreal
tengah bulan : Biore
akhir bulan : Mama Lemon juga oke
HP
awal bulan : teleponan
tengah bulan : sms'an
akhir bulan : sms "ini Mama,mama skrg lg di kantor polisi..."
Dugem
Awal bulan : diskotik
tengah bulan : Live Music Cafe
akhir bulan : 5 ribu dapet apa ya? Jeb Ajeb Ajeb pake LAMPUSENTER
Cemilan
Awal bulan : Coklat import
tengah bulan : Wafer
akhir bulan : kerupuk
Makanan
awal bulan : Pizza
tengah bulan : Pecel lele
akhir bulan : Indomie
Minuman
awal bulan : wisky cola :
tengah bulan : bir
akhir bulan : galon
Tongkrongan
awal bulan : mall
tengah bulan : kampus
akhir bulan : kost
Cucian
Minggu awal : Laundry 5 a'sec :
Minggu tengah : cuci sendiri
Minggu akhir : Side A-Side B
Pengen wangiii
awal bulan : White Musk (body shop) :
tengah bulan : Axe
akhir bulan : Rapika 3 in 1
Pacaran
Awal bulan : Nonton bioskop XXI
tengah bulan : dvd bajakan
akhir bulan : RCTI (Tukang Bubur Naik Haji)
Ada yang mau nambahin?
Wakakakk
Kamis, 02 Januari 2014
saat kesedihan datang
Ketika hari-harimu d liputi kesedihan...
Masalah yang ada terasa menghimpit dada
Dunia tak lagi indah ...
Perih rasanya hati...
Oooghh...
Mana bahagia itu???
Inilah saat engkau merasa membutuhkan-NYA...
Mendekati-NYA
Meminta kepada-NYA
Pasrahkanlah semua permasalahanmu kepada ALLAH, karena sesungguhnya hanya DIA LAH yang bisa menolongmu,bukan yang lain.
ALLAH MAHA BESAR!!!
Masalah yang ada terasa menghimpit dada
Dunia tak lagi indah ...
Perih rasanya hati...
Oooghh...
Mana bahagia itu???
Inilah saat engkau merasa membutuhkan-NYA...
Mendekati-NYA
Meminta kepada-NYA
Pasrahkanlah semua permasalahanmu kepada ALLAH, karena sesungguhnya hanya DIA LAH yang bisa menolongmu,bukan yang lain.
ALLAH MAHA BESAR!!!
sepi
'' SEPI '' Bukan Berarti '' HILANG ''
'' DIAM '' Bukan Berarti '' LUPA ''
'' JAUH '' Bukan Berarti '' PUTUS ''
Aku Punya 2 Mata yang Tak Selalu
bisa Melihatmu.
Aku Punya 2 Tangan yang Tak Selalu
Bisa Menyentuhmu..
Akupun Punya 2 Kaki yang Tak
Selamanya Bisa berjalan.. Bersamamu
Tapi aku Punya HATI, yang Akan
selalu Mengingat dan Menyayangimu..
'' DIAM '' Bukan Berarti '' LUPA ''
'' JAUH '' Bukan Berarti '' PUTUS ''
Aku Punya 2 Mata yang Tak Selalu
bisa Melihatmu.
Aku Punya 2 Tangan yang Tak Selalu
Bisa Menyentuhmu..
Akupun Punya 2 Kaki yang Tak
Selamanya Bisa berjalan.. Bersamamu
Tapi aku Punya HATI, yang Akan
selalu Mengingat dan Menyayangimu..
belajar memaafkan
# Aku belajar melupakan seseorang yang melupakan aku~
# Aku belajar memaafkan semua yang menyakitiku aku~
# Aku berlajar untuk menjadi yang terbaik untuk orang yang aku sayang~
tetapi satu yang tidak mampu untuk aku pelajari adalah
"Aku harus bisa tersenyum disaat orang yang aku sayangi bermesra dengan orang lain"
# Aku belajar memaafkan semua yang menyakitiku aku~
# Aku berlajar untuk menjadi yang terbaik untuk orang yang aku sayang~
tetapi satu yang tidak mampu untuk aku pelajari adalah
"Aku harus bisa tersenyum disaat orang yang aku sayangi bermesra dengan orang lain"
Langganan:
Postingan (Atom)